MEMETAKAN DAN MENGEMBANGKAN POTENSI DESA MITRA WILAYAH BANGKALAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UTM MELALUI KERJASAMA MOA

(Bangkalan, 17 Juni 2022). 

Bertempat di Balai Desa Pangpong Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura (FEB UTM) Dr. Sutikno S.E., M.E dan Unit Pusat Pengembangan Potensi dan Keuangan Desa (P3KD) FEB UTM yang diwakili oleh Hery Purwanto, S.Pt., M.E., dan Sumarto, S.E., M.E bersama dengan 4 Kepala Desa Kabupaten Bangkalan yaitu Kepala Desa Pangpong, Kepala Desa Gili Timur, Kepala Desa Tanjungan dan Kepala Desa Be’engas telah menandatangani dokumen resmi Memorandum of Agreement (MoA). Adanya penandatanganan tersebut guna menjadi dasar pengembangan dan implementasi Tri Dharma utama Perguruan Tinggi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UTM yang meliputi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.. Selain itu, melalui kegiatan penandatangan MOA tersebut telah terserap berbagai aspirasi yang disampaikan oleh setiap kepala desa yang natinya menjadi bekal dalam pengimplementasian Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kerjasama desa dengan Universitas Trunojoyo Madura.

Acara tersebut berlangsung khidmat dan sederhana. Dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan yang pertama dari dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura, Bapak Dr. Sutikno S.E., M.E. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa adanya penandatanganan MOA ini sebagai langkah awal untuk menjalin kerjasama yang lebih baik, komprehensif dan berkelanjutan terutama dalam mewujudkan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Acara selanjutnya dilanjutkan oleh penyampaian sambutan dari Kepala Desa Gili Timur. Beliau menyampaikan aspirasi melalui potensi yang dimiliki oleh Desa Gili Timur. Harapan dari Kepala Desa Gili Timur |Bangkalan dengan adanya kerjasama ini dapat mewujudkan pengelolaan Sampah yang berlokasi di Desa Gili timur. Seperti (TPS3R) dengan sistem pengolahan sampah yang berbasis inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efisien. Hasil pengolahan sampah organik berupa kompos  digunakan  untuk  pupuk  tanaman  hias  dan  herbal  yang ditanam dilahan sekitar TPS untuk dijual (menggunakan Konsep Edu-ekowisata). Edu wisata merupakan bentuk pendidikan berbasis wisata.

Penyampaian Sambutan berikutnya dari Kepala Desa Tajungan. Sama halnya dengan Kepala Desa Gili Timur, Kepala desa Tanjungan juga memiliki harapan besar dari adanya kerjasama ini yaitu dapat mengoptimalkan potensi ekowisata tanaman Mangrove yang terdapat di desa tersebut. Penyampaian sambutan yang ke empat yakni dari tuan rumah yakni sambutan dari Kepala desa Pangpong. Beliau menyampaikan telah lebih dahulu mengajukan proposal kepada rektor Universitas Trunojoyo Madura untuk meningkatkan potensi desa Pagpong. Dimana potensi desa yang dimiliki yakni rest area dan Buah Jambu.

Untuk Penyampaian Sambutan yang terakhir dari Kepala Desa Ba’engas yang turut juga menyampaikan aspirasi terutama dalam mengoptimalkan potensi desa yakni dalam sektor hasil pertanian jagung serta Lomba Event Gantangan yang salah satu tujuannya untuk menarik Wisatawan. Acara yang terakhir penutup sekaligus doa dan seusainya dilanjutkan sesi foto bersama serta penyerahan cinderamata.

((Dirangkum oleh; Siti Masfufa (mahasiswi Prodi Ekonomi Pembangunan)) 

((Editor : Alifah Rokhmah Idialis (Dosen Jurusan Ilmu Ekonomi))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.