[INFO] Memorandum of Agreement (MoA)) FEB UTM dengan (FEBI IDIA AL-AMIEN) dan (FEBI INSTIKA ANNUQAYAH)

(Bangkalan, 15 November 2021). Pada hari Kamis 11 November bertempat di Lantai 5 Ruang 502 Gedung Rektorat Universitas Trunojoyo Madura menjadi sejarah baru bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UTM. Sejarah dimana telah terjadi dan terlaksana Pertama Kali Penandatanganan Nota Peranjanjian Kerjasama (Memorandum of Agreement (MoA)) antara FEB UTM dengan dua institusi pendidikan dibawah naungan 2 Pondok Pesantren terbesar di Kabupaten Sumenep Madura yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Dirosat Islamiyyah Al-Amien Prenduan (FEBI IDIA AL-AMIEN) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Ilmu Keislaman Annuqayah Guluk-guluk (FEBI INSTIKA ANNUQAYAH). Sivitas akademika FEB UTM patut berbangga dan berbahagia karena penandatanganan MOA ini langsung dihadiri dan dilakukan oleh para Dekan dari ketiga institusi. Dari pihak FEB UTM diwakili langsung oleh Dr. Sutikno S.E., M.E selaku Dekan FEB UTM dan dari pihak FEBI IDIA AL-AMIEN dan FEBI INSTIKA ANNUQAYAH juga diwakili langsung oleh KH. Dr. Holilur Rahman, M.HI., selaku Dekan FEBI IDIA AL-AMIEN dan Ahmad Majdi Tsabit, S.EI., MM. selaku Dekan FEBI INSTIKA ANNUQAYAH.

Adanya penandatanganan MOA tersebut sebagai tindaklanjut dari MOU yang telah dilakukan oleh Universitas Trunojoyo Madura dengan 43 Institusi Pendidikaan Se-Madura yang telah dilaksanakan pada Bulan April 2021. MOA ini sekaligus menjadi dasar pengembangan tri dharma Perguruan Tinggi dari ketiga institusi pendidikan tersebut yang meliputi: aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, penandatanganan MOA ini sebagai wujud dimulainya pengembangan Ekonomi Madura menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Syariah. Hal ini dikarenakan Madura merupakan Pulau dengan mayoritas masyarakat beragama islam yang tetap setia dan memegang teguh nilai-nilai keislamannya. Potensi KEK Syariah yang sangat besar di Pulau Madura ini menjadi sebuah kesempatan emas bagi seluruh stakeholder yang berada di Pulau Madura untuk dapat segera dan secepatnya dibangun dan dilaksanakan sistem KEK Syariah yang lebih terintegrasi, efisien, dan efektif. Dengan adanya KEK Syariah dan MOA oleh 3 institusi ini diharapkan perekonomian masyarakat Madura menjadi lebih baik, tingkat pengangguran menurun, dan literasi atau IPM masyarakat Madura meningkat.

Potensi pondok pesantren dalam mengembangkan dan memajukan ekonomi Madura memiliki peluang yang besar. Hal ini dikarenakan mayoritas masyarakat Madura masih memegang teguh dasar-dasar ekonomi yang berbasis ekonomi Islam. Selain itu, tingkat kepatuhan masyarakat Madura terhadap pemuka agama atau Kiai masih tinggi sehingga, para pemuka agama lebih mudah dalam memberikan pemahaman dan pendidikan kepada masyarakat Madura. Hal ini berarti bahwa implementasi KEK Syariah dan tri dharma Perguruan tinggi untuk mewujudkan Madura yang berakhlaqul karimah, tingkat pertumbuhan ekonomi tinggi, pengangguran menurun, dan IPM menaik,  maka harus dimulai dari Pondok Pesantren sebagai leading sektor membangun peradaban dan kemajuan di Pulau Madura

Acara MOA tersebut berlangsung dengan suasana khidmat, sederhana, ramah, dan sangat bernuansa kekeluargaan. Dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan yang pertama dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura, Bapak Dr. Sutikno S.E., M.E. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa adanya penandatanganan MOA ini sebagai langkah awal untuk menjalin kerjasama yang lebih baik, terutama dalam mewujudkan Kawasan Ekonomi Syariah di Madura. Beliau sendiri juga menyampaikan inovasi dan sekaligus menjadi pilot project akan diadakan sebuah konsep dan implementasi Bank Wakaf di lingkungan FEB UTM. Dimana didalam implementasi konsep Bank Wakaf yaitu mendidik mahasiswa dan seluruh sivitas akademika FEB UTM untuk berwakaf dua ribu rupiah per minggu dan hasil pengumpulan dana wakaf ini akan diwujudkan dalam bentuk wakaf produktif guna membantu mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Madura.

Kemudian dilanjutkan oleh penyampaian sambutan dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Ilmu Keislaman Annuqayah, Bapak Ahmad Majdi Tsabit, S.EI., MM. Dalam penyampaiannya, beliau sangat mengapresasi atas diselenggarakannya MoA kerjasama yang memang sebelumnya sudah sempat terfikirkan oleh beliau. Besar harapan darinya guna meningkatkan kerjasama terutama dalam hal pendidikan, penelitian dan pengabdian.

Penyampaian Sambutan yang terakhir dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Dirosat Islamiyyah Al-Amien Prenduan. Bapak KH. Dr. Holilur Rahman, M.HI. Senada dengan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Ilmu Keislaman Annuqayah, beliau juga mengapresiasi atas diselenggarakannya MoA kerjasama ini. Karena bagi beliau dengan dimilikinya keunggulan masing-masing fakultas ekonomi di lingkungan perguruan tinggi dapat saling bersinergi antara satu dengan yang lainnya dan menjadi asset dalam perwujudan dan pengembangan kawasan ekonomi syariah di pulau Madura. Adanya MoA antar fakultas ini menjadi tindak lanjut kolaborasi menuju aksi. Besar harapan dari Dekan FEBI IDIA AL-AMIEN dalam mewujudkan kemakmuran bagi masyarakat Madura. Disela-sela sambutan Dekan FEBI IDIA AL-AMIEN beliau menyampaikan bahwa ada kedekatan historis dan kekeluargaan, antara  Institut Dirosat Islamiyyah Al-Amien Prenduan Al Amien dan Institut Ilmu Keislaman Annuqayah berdasarkan sejarah pendirian Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan dan Annuqayah Guluk-guluk Sumenep. Karena dua Pondok Pesantren berdiri dari satu pendiri yang sama yaitu didirikan oleh K.H Moh. Syarqawi. Kedekatan histori kekeluargaan 2 Pondok Pesantren besar di Kabupaten Sumenep ini dapat dijadikan sebagai momentum dalam mewujudkan cita-cita Madura yang berakhlaqul karimah, tingkat pertumbuhan ekonomi tinggi, pengangguran menurun, dan IPM menaik.

Acara yang terakhir penutup sekaligus doa yang dipimpin langsung oleh Bapak KH. Dr. Holilur Rahman, M.HI., seusainya dilanjutkan sesi foto bersama dan penyerahan cinderamata.

 

((Dirangkum oleh; Siti Masfufa (mahasiswi Prodi Ekonomi Pembangunan))

((Editor : Alifah Rokhmah Idialis(Dosen Jurusan Ilmu Ekonomi))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.